Maksudnyaaa????
My Follower
Senin, 02 Januari 2017
Hierarki Mimpi
Maksudnyaaa????
Senin, 13 Oktober 2014
Dracula untold, fiksi atau fakta?
Dan jadilah saya nonton film ini, tapi awal film ini aja udah bikin saya kaget, bukan karena kaget nyeremin sih, tapi karena film ini menyebutkan Sultan Mehmed II dan menggambarkan beliau jauh dari apa yang saya yakini selama ini.Seketika itu juga saya langsung mbatin ( ngomong dalam hati ), wah film ini ngga bener nih -___________-
Jadi, ada banyak hal yang ganjel di hati saya sebagai seorang muslim :
Minggu, 03 November 2013
Buat apa benci?
Senin, 14 Oktober 2013
Woi, sok bijak bingit lu!
"Dih, isi tuitnya pencitraan doang, sok alim"
Dan berbagai kalimat sejenis yang sering saya temui di timeline twitter ataupun di wall facebook, intinya nyinyirin orang lain.
Jujur, saya sih amat sangat ngga setuju sama kalimat diatas. Salah ya jika seseorang ingin menebar kebaikan?
Minggu, 29 September 2013
Dear mahasiswa PBL.......
Rabu, 11 September 2013
How to be brave?
To tell you the truth, tulisan ini pengen banget dipublish berhari hari yang lalu, tapi gara gara ga pernah nemuin ending yang bagus alias buntu jadinya publishing this post selalu tertunda.
Semoga apa yang tertulis disini bisa jadi pelajaran buat yang membaca dan satu pesan dari saya, JANGAN LAKUKAN KESALAHAN YANG SAMA SEPERTI YANG SAYA LAKUKAN!
Selasa, 30 Juli 2013
Karena Hati Akan Selalu Terisi
Yang akan saya bahas disini bukanlah hati dalam arti sebenarnya, yaitu organ tubuh milik manusia paling besar yang terdapat di cavum abdomen regio hipokondriaka dekstra sampai epigastrium. Sungguh, bukan itu. Kalau mau tahu tentang "hati" dalam artian sebenarnya, silakan lihat gambarnya di atlas anatomi Sobotta, LOL.
Senin, 08 April 2013
Jangan Menuntut Allah Untuk Memenuhi Permintaanmu!
Semester dua ini amazing sekali, kuliahnya mulai padat merayap plus kegiatan nonkuliah, jadinya waktu buat nulis blog berkurang, kalau ada waktu luang sih biasanya sibuk baca buku buat ngobatin rasa penasaran saya tentang mekanisme fisiologis dan patologis yang terjadi dalam tubuh .
Eh, engga ding, kalimat diatas cuma alasan aja, pencitraan doang *huahahahaha* sebenernya ada banyak waktu tapi saya sendiri yang belum bisa menggunakan dan memaksimalkan dengan baik. Iye, waktunya banyak dipake buat tidur, gimana engga ya, jam sembilan udah tepar tak berdaya diatas kasur, tanda tanda pecinta kasur kronis, aku kudu piye yaaa biar sembuh dari penyakit ini -________-
Oke, cukup curcolnya. Saya mau tanya nih, pernah nggak, kalian merasa udah belajar mati matian, eh ternyata dapet nilai pas-pasan, dan teman kita yang bahkan engga belajar malah mendapat nilai memuaskan. Pernah nggak? Kalo aku sih bukan pernah lagi, sering malah, haha. Perasaan doa juga udah sering banget, tapi hasilnya selalu ga memuaskan. Terus gimana dong? Ngerasa dunia ini engga adil terus mau protes sama Allah gitu ?
Tarik maaaang ~~>
Senin, 18 Februari 2013
REALISTIS!
![]() |
| Yang kaya dan yang miskin semuanya akan berakhir ditempat yang sama |
Intinya, hidup itu harus REALISTIS! Mungkin selama ini sebagian orang menganggap mereka yang yang sangat memperhatikan agamanya dan berusaha berada dikalangan orang yang shalih dengan sebutan sok idealis, tidak realistis, dan anggapan negatif lainnya.
Padahal, faktanya hidup didunia ini cuma sementara. Cuma mampir sebentar. Sedangkan kehidupan abadi itu diakhirat nanti. Bagaimana kehidupan kita di akhirat nanti amat sangat ditentukan oleh kehidupan kita di dunia. Semua orang, baik itu kaya miskin, cantik jelek, berpangkat ataupun tidak, semuanya akan mati. Terkubur didalam tanah, menuju sebuah alam yang kita tidak diberi pengetahuan tentangnya. Yang mungkin bahkan sebagian scientist yang menuhankan akal dan rasio menolak keberadaan alam itu disebabkan tidak ada bukti nyata yang bisa menjelaskan keberadaan alam itu.
Jadi, dengan melihat kenyataan ini, sebenarnya siapa yang realistis dan tidak realistis? Tanya pada hati nurani anda dan anda akan tahu jawabannya.
Akan tiba suatu hari, HARI KEADILAN, dimana perbuatan baik dan buruk sekecil apapun akan diperlihatkan. Mengapa HARI KEADILAN itu ada? Untuk memberikan keadilan pada setiap manusia, karena kita sering menemukan ketidak-adilan didunia ini karena ulah manusia. Lihat saja, Para koruptor bebas berkeliaran, perzinaan menjadi seperti barang legal yang ada dimana mana, Israel dengan pongahnya berusaha merebut tanah Palestina tanpa ada usaha pencegahan dari badan perdamaian dunia. Adilkah? Tentu saja kita geram, bagaimana bisa koruptor itu bermewah mewah sedangkan masih banyak rakyat indonesia yang tidur dibawah kolong jembatan. Tapi Allah itu Maha Adil, Maka di HARI KEADILAN itu, semua akan mendapatkan balasan atas apa yang diperbuatnya.
Maka dari itu, karena Allah itu Maha Adil.....
Akankah sama orang yang berbuat shalih dan tidak?
Akankah sama orang yang menahan nafsunya dan tidak?
Akankah sama orang yang membelanjakan hartanya dijalan Allah dan tidak?
Akankah sama, seorang pemuda yang berada di ranah konflik. Disana ia tak henti menyebut asma Tuhannya, menghafal alqur'an, berani mati membela agamanya, berusaha keras dengan segenap kekuatannya untuk bertahan hidup, bekerja keras untuk menunjukkan kesungguhannya kepada Allah, dengan pemuda yang berada di ranah yang aman tetapi dia lalai, berasyik dengan musik, dan berfoya dengan harta orang tua?
Wallahu a'lam bishshawab.
Senin, 21 Januari 2013
Senja yang selalu memesona
Mengenal Allah dengan memahami alam semestaYa, bagiku memandang senja adalah salah satu cara bertafakkur, dan disaat yang sama aku bertakbir, bertasbih, dan bersyukur atas keindahan yang dapat kunikmati.
Senja juga menandakan siang akan berganti malam, yang memiliki arti bahwa hidup ini tidak akan selalu menyenangkan. Suatu saat akan datang masa "malam" yang gelap untuk menggantikan masa "siang" yang cerah. Hey, don't worry! Itulah cara supaya hidupmu menjadi seimbang. Apa artinya hidup kalau hidupmu selalu lurus menyenangkan? Lalu apa yang membedakan diantara manusia yang satu dengan yang lainnya? Itulah hidup, memang tak selalu indah.
Dalam menghadapi cobaan hidup, apakah itu berarti bahwa Allah ingin menyiksamu? Apakah ALlah akan meninggalkanmu? TIDAK!
What doesn't kill you make you stronger!Allah bukan ingin menyiksamu, Allah juga tidak ingin meninggalkanmu. Pada kenyataannya dimalam hari, kita masih dapat menemukan bulan dan bintang kan? Dan lagipula, bukankah esok hari pasti matahari akan bersinar kembali? Jadi tak perlu takut dengan datangnya senja. Senja itu indah.
Senja dalam arti sebenarnya akan mengantarmu untuk bertafakkur atas ciptaan Tuha, dan akan membuatmu mampu melihat bintang dan bulan yang tidak dapat kau lihat ketika siang.
Sedangkan senja dalam arti konotasi, dialah yang membawamu pada derajat yang lebih tinggi dimata Allah, Tuhan Semesta Alam.
Sabtu, 27 Oktober 2012
Sudah Benarkah Puasa Kita?
Kira kira,sudah benarkah puasa yang selama ini kita kerjakan ? Ataukah ia tak memiliki arti selain pindah jam makan? Na'udzubillah.
Salah satu makna dari puasa itu adalah latihan menahan hawa nafsu. Tapi apalah artinya apabila ketika berbuka kita malah makan sepuas puasnya dengan makanan dan minuman yang berlimpah ruah. Contoh saja, berbagai macam minuman mulai dari kolak, es campur, es teh, es buah semua terhidang diatas meja. Pun begitu dengan berbagai makanan, dari makanan berat dan ringan. Semua tersedia, bahkan tak jarang sholat isya' menjadi terganggu akibat perut yang terlalu kenyang. Dan tak jarang pula makanan yang terbuang karena kita telah menyediakan makanan terlalu banyak.
Padahal salah satu arti puasa itu adalah agar kita bisa merasakan penderitaan kaum dhu'afa. Lalu apakah dengan cara cara berbuka seperti itu kita bisa merasakan penderitaan mereka?
Yah, saya merasa takut. Jangan jangan puasa saya selama ini tidak bernilai apa apa jika saya seperti itu. Sekiranya berbuka itu cukup dengan seadanya, bukan dengan mengada ada yang kadang malah membuat pengeluaran menjadi lebih besar. Rasulullah pun telah mencontohkan, bahwa beliau berbuka dengan air dan tiga butir kurma, sederhana sekali.
Semoga puasa kita masih sempat memperbaiki amalan puasa kita di hari hari kedepan, mari kita berbuka dengan makanan bersahaja secukupnya seperti yang dicontohkan Rasul kepada kita.
Ushikum wa iyyaya nafsi, wallahu a'lam bishshawab.
Sabtu, 06 Oktober 2012
Just Because You're A Medical Student, Doesn't Mean You Can Be Arrogant!
Jadi gini ya, menuntut ilmu adalah salah satu perbuatan mulia yang akan bernilai ibadah jika niatnya hanya untuk Allah semata, sama seperti perbuatan lainnya. Namun bila niatnya hanya untuk dunia, semata mata hanya untuk mencari pekerjaan, uang, dan martabat maka perbuatan itu akan sia sia, bahkan Allah pun mengancam bahwa orang yang seperti itu tidak akan mencium bau surga. Na'udzubillah.
Saking tingginya penghargaan dari Allah untuk para penuntut ilmu, Dia pun mengangkat derajat bagi para penuntut ilmu beberapa derajat lebih tinggi daripada mereka yang tidak menuntut ilmu.
Dan ilmu itu sendiri pun bermacam macam dan tidak mungkin bagi satu orang untuk bisa menguasai dengan benar benar seluruh ilmu didunia ini. Saya pikir itu absurd sekali. Maka dari itu ada istilah penjurusan, setiap orang memilih jurusan ilmu yang diminatinya untuk dipelajari lebih dalam supaya apa yang didapat tidak hanya setengah setengah. Kalau zaman sekarang, kuliah kan ada jurusan jurusan tuh, itu dia pengelompokannya. Ada jurusan kedokteran umum, psikologi, pendidikan bahasa Inggris, ekonomi akuntansi dan lain sebagainya. Semuanya sama, semuanya baik! Hanya ilmu yang dipelajarilah yang berbeda, nothing else. Bahkan yang tidak sanggup untuk kuliah tapi tetap mencari ilmu dari jalur tidak formal pun baik. Yang salah itu adalah yang kuliah tapi malah malas malasan atau yang lebih parah lagi yang menggunakan alasan tidak sanggup kuliah untuk berhenti belajar. Ini anggapan yang salah, menuntut ilmu itu harus dilakukan sepanjang hayat, entah itu jalur formal maupun non formal, kita lihat saja contoh ulama terdahulu, dulu kan tidak ada istilah sekolah formal, meskipun begitu mereka tetap mengembara kemana saja dan melakukan banyak usaha agar dapat menuntut ilmu.
Jangan sampai ada perasaan lebih tinggi dan menghina jurusan lain yang "dianggap" lebih rendah. Itu hanya akan menurunkan harga diri kita. Maaf ya, saya bukan bermaksud ghibah, hanya memberi contoh hal yang saya anggap tidak baik dan tidak pantas untuk dilakukan. Semoga yang saya maksud segera sadar. Saya pernah membaca sebuah tweet yang pada intinya merendahkan jurusan agama islam dan menganggap tinggi jurusan kedokteran. Padahal itu dipost di Twitter, jaringan sosial yang bisa dibaca siapa saja, apalagi saya yakin banyak diantara followernya yang merupakan mahasiswa dari fakultas agama Islam. Jujur, dari lubuk hati yang terdalam hati saya sakit, apalagi hati orang orang dari fakultas tersebut yang membacanya.
Belajar agama Islam itu tidak semudah yang dibayangkan bro, agama Islam itu luas, dan harus berhati hati dalam belajar karena jika salah mengambil guru dan dosen bisa bisa jadi liberal, na'udzubillah. Ilmu mushtholahul hadits contohnya, mennurut saya ilmu ini lumayan rumit. Mengelompokkan hadits shohih, dho'if, dan maudhu' bukanlah hal yang mudah, dan insya Allah ilmu ini juga amat sangat bermanfaat bagi ummat. Janganlah definisikan manfaat itu cuma secara fisik saja, contohnya dokter yang mengobati pasien. Bermanfaat bagi ummat itu luas, secara spiritual, emosional, dan finansial juga bisa.
Intinya, mari kita hindarkan sifat merasa lebih tinggi dari yang lain. Mungkin perbedaan itu hanya terdapat di biaya saja, memang biaya untuk kuliah di fakultas kedokteran lebih mahal dari fakultas lainnya. Tapi tunggu dulu, memangnya uang itu uang kita sendiri? Pastinya uang dari orang tua kita, lagipula semua hanya bisa kita dapat min fadhli Rabbina, hanya dari kemurahan Tuhan kita. Lagipula bayangkan saja jika semua orang didunia ini menjadi dokter, lha siapa yang mau design bangunan? Siapa yang mau ngajar SMP? Siapa yang mau jadi polisi? Semoga tulisan ini bermanfaat.
Ushikum wa iyyaya nafsi, WALLAHU A'LAM BISHSHAWAB
Senin, 27 Agustus 2012
Malu
Kalau aku tidak sungguh sungguh dalam mencari ilmu, aku akan merasa sangat MALU pada orang tua yang telah membiayaiku dan bekerja keras untuk itu
Kalau aku hanya menghabiskan waktuku untuk bersenang senang dan menghamburkan uang orang tuaku, aku akan merasa sangat MALU pada pemuda pemudi PALESTINA yang menghabiskan waktunya untuk menghafal al-qur'an dan berjihad membela agamanya dan tanahnya
Kalau aku menyibukkan diriku dengan tabarruj, fashion yang jauh dari syar'i dan bermewah mewah, aku akan sangat MALU pada MUSH'AB BIN UMAIR yang menanggalkan kemewahan DEMI TUHANNYA DAN AGAMANYA
Kalau aku terus ingin tahu tentang setiap detail kehidupan para artis yang serba glamour, aku akan sangat MALU pada RASULULLAH yang telah berjuang keras menyiarkan agama rahmatan lil 'alamin ini dan sangat pantas dijadikan idola dan bukan mereka
Yang sangat mengenaskan, apabila aku tahu semua detail kehidupan artis, tapi aku tidak mengenal detail kehidupan RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM, na'udzubillah
Kalau yang kulakukan selama hidupku ini hanya untuk bersenang senang dan tujuannya adalah dunia, aku akan sangat malu pada YANG MENCIPTAKANKU
Karena sungguh, aku dicipta bukan untuk itu
Aku dicipta hanya untuk beribadah pada PENCIPTAKU
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya ALLAH semata
Astaghfirullahal 'adzim, inni kuntu minadzdzolimin.......
Kamis, 16 Agustus 2012
Curhat Dari Seorang Muslimah Akhir Zaman
Rabu, 15 Agustus 2012
Omar Series, Bukti Rindu Kami Pada Khilafah Islamiyah
Alhamdulillah, akhirnya ada juga tayangan bermutu yang layak di tonton di televisi. Omar Series, cerita tentang kepemimpinan khalifah kedua yang ditayangkan di mnctv, yang sangat disayangkan adalah jam tayang yang tepat sekali dengan waktu shalat shubuh, aduh. Tapi jangan khawatir, bagi anda yang ketinggalan bisa menontonnya di youtube dengan meng-klik link video diatas.
Film seri ini bercerita tentang Umar bin Khattab Radhiyallahu anhu, tentang bagaimana pribadi beliau dan cara beliau memimpin ummat sehingga membawa ummat Islam dalam kejayaan. Pemimpin yang sederhana yang terjun langsung untuk melihat keadaan rakyatnya tanpa sungkan. Film ini juga meluruskan fitnah terhadap sahabat nabi yang dilakukan oleh kelompok syi'ah, seperti yang ditulis hidayatullah.com disini .
Ya, kami rindu pemimpin seperti para khalifah, dimana syariat Islam tegak disitulah kedamaian dan rahmat dari Allah bertebaran sehingga membawa kemakmuran bagi bumi. Apalagi melihat kondisi saat ini, kedzaliman bertebaran dimana mana bahkan mendapat pembelaan. Kemiskinan merajalela. Yang kuat menindas yang lemah, yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin. Rasanya kalau membicarakan kelemahan sistem pemerintahan saat ini tidak akan ada habisnya.
Kami benar benar rindu, tapi yakinlah, janji Allah itu pasti benar. Suatu saat nanti Islam akan kembali pada masa kejayaannya, maka dari itu marilah kita semua memperbaiki diri untuk menjadi ummat yang terbaik. Karena pemimpin itu adalah refleksi dari rakyatnya. Jika rakyatnya baik, maka baik pula pemimpinnya, tapi jika rakyatnya seperti yang kita lihat saat ini, maka pemimpin yang memimpin kita pun pemimpin yang seperti sekarang ini. Mari pantaskan diri untuk mendapat pemimpin yang kita rindukan!
Bagi para pengguna tablet android, aplikasi untuk menonton film ini telah tersedia di google play dan gratis, Silahkan klik disini .
Kamis, 02 Agustus 2012
Hidupmu, pilihanmu!
Contohnya aja nih ya, masalah kuliah. ( aduh maaf, bahas itu mulu, lagian itu yg lagi aku pikirin ) Mau kuliah di dalam negri atau didalam negri, mau jurusan agama, sains, atau politik, semuanya bebas, anda yang memilih. Sulit? ya pasti dong! Resiko pasti banyak, tapi ya setauku, suatu hal yang memiliki resiko paling banyak dan membutuhkan usaha yang besar, itulah yang biasanya memiliki hasil dan kepuasan yang besar pula. Setimpal dong! Kalo usahanya cuma sebesar biji jagung ya hasilnya cuma segitu, tapi kalo usahanya segede gunung merapi, insya Allah hasilnya akan segede itu juga. Gak akan ada yang sia sia, pasti ada hasilnya entah didunia atau di akhirat, Allah tidak tidur kok!
So, mau jadi apa nanti, semua itu ada ditanganmu. Tentu saja setiap pilihan ada konsekuensinya, ada resikonya sendiri sendiri. Nggak ada yang gampang, kalo mau gampang ya jadi pengemis ( bukan maksud menghina ). Hidupmu pilihanmu, dunia ini cuma darul imtihan atau tempatnya ujian, dan ujian itu gak akan ada yang gampang, karena rewardnya pun besar : surga! Surga dengan segala kenikmatannya. Mengapa reward yang Allah janjikan begitu besar? Karena ujian kita didunia sangatlah besar, untuk melakukan kebaikan pasti ada saja rintangan menghadang, dari mulai rasa malas, sampai penghinaan. Semata mata hanya untuk menguji kita, layakkah kita hidup di surga nanti?
Bijak bijaklah memilih pilihan, cause YOLO! YOU ONLY LIVE ONCE!
Senin, 23 Juli 2012
Don't judge a book by its cover?
Jangan hanya gara gara quote tadi lantas enggan memperbaiki cover. Bukankah segala hal yang mahal itu pasti dibungkus dengan bungkus yang rapi dan baik? Hanya orang tertentu yang boleh menyentuhnya. Coba liat aja, pisang goreng dipinggir jalan, karena harganya murah jadi tidak memiliki cover dan semua orang bisa menyentuhnya. Bandingin sama iphone, hape yang lain juga sih, pasti ada tulisan "jangan diterima bila segel rusak", jadi hanya orang yang telah setuju membelinya yang berhak membuka segel dan menyentuh iphone tersebut. Seperti itu jugalah wanita, wanita itu terhormat maka hormatilah dirimu!



